LEBAK, intelmedianews.id - Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki menekankan serapan anggran segera direalisasikan pada tahun 2025 dari APBD senilai Rp1,9 triliun.
Serapan realisasi anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2025 menembus Rp1,9 triliun atau 65,7 persen dari target Rp2,9 triliun.
"Kita minta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) segera mempercepat realisasikan anggaran belanja untuk menumbuhkan perekonomian daerah," kata Hasbi dalam keterangan di Lebak, Jumat (26/9/2025)
Pemerintah Kabupaten Lebak bekerja keras untuk penanganan realisasi serapan anggaran guna pembangunan di Kabupaten Lebak, selain itu juga penghapusan kemiskinan ekstrem sesuai Intruksi Presiden Nomor 08 Tahun 2025.
Dimana penduduk Lebak berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 tercatat 111.000 jiwa menyandang kemiskinan dan diantaranya 17 ribu jiwa lebih masuk kategori kemiskinan ekstrem.
Dengan demikian, pihaknya berharap seluruh OPD segera mempercepat penyerapan anggaran belanja untuk berbagai proyek pembangunan dalam upaya menumbuhkan perekonomian daerah dan penyerapan lapangan pekerjaan.
"Kami berharap tingginya penyerapan anggaran itu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan bisa berdampak langsung kesejahteraan masyarakat," kata Bupati Hasbi.
Secara terpisah Kepala Badan (Kaban) Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Lebak Halson Nainggolan mengatakan pihaknya hingga kini serapan realisasi anggaran belanja untuk pembangunan relatif baik sehingga dipastikan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat."ucapnya.
Saat ini, pemerintah daerah tengah mempercepat pekerjaan proyek pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, jalan usaha tani, (JUT) pemberdayaan ekonomi pelaku UMKM, sekolah, kesehatan, alun -alun Multatuli Rangkasbitung, pasar dan lainnya.
"Kami menargetkan serapan anggaran hingga akhir tahun 2025 bisa mencapai di atas 90 persen, sehingga dipastikan pertumbuhan ekonomi masyarakat relatif baik dan bisa mengendalikan kemiskinan," ujar Halson.
Sementara itu, sejumlah masyarakat Kabupaten Lebak menyambut positif pembangunan ruas jalan di perkotaan Rangkasbitung dan sekitarnya sudah mulus dengan betonisasi dan aspal hotmix.
"Kami meyakini dengan kondisi jalan mulus itu, dipastikan dapat mendongkrak pendapatan ekonomi masyarakat setempat," kata Agus, seorang tokoh masyarakat Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. (Red)