JAKARTA, intelmedianews.id - Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) merekrut dua mantan profesional lembaga dana abadi atau sovereign wealth fund (SWF) Singapura, GIC Private Limited. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani.
Dilansir Business Times, Senin (27/10/2025), kedua mantan eksekutif GIC itu adalah Daniel Lim dan Weihan Wong, yang telah ditunjuk sebagai direktur investasi. Keduanya akan masuk dalam tim yang dipimpin Managing Director Investment Danantara, Stefanus Ade Hadiwidjaja.
Lebih lanjut Business Times menyebutkan, Daniel Lim bertugas mengkaji peluang kredit swasta, termasuk utang terstruktur dan instrumen hibrida, sementara Weihan Wong bertanggung jawab atas ekuitas swasta.
Menurut salah satu sumber, dua peran tersebut akan mengemban mandat investasi global, dengan fokus awal pada peluang di Indonesia.
Daniel Lim dan Weihan Wong bukanlah satu-satunya WNA dalam jajaran Danantara. Badan tersebut memiliki Dewan Penasihat yang mayoritas WNA. Mulai dari mantan Perdana Menteri (PM) Thailand, Thaksin Shinawatra; Founder dan CIO Mentor Bridgewater Associates, Ray Dalio; Direktur Center for Sustainable Develompment Columbia University, Jeffrey Sachs; dan Equity Portfolio Manager Capital Group, F. Chapman Taylor.
Hanya ada satu Warga Negara Indonesia (WNI) dalam jajaran Dewan Penasihat Danantara, yakni mantan CEO Asia Pasifik Credit Suisse, Helman Sitohang. (Red)