Hingga Jumat Sore: Korban Banjir Longsor di Aceh, Sumut dan Sumbar Tercatat 174 Orang Meninggal, 12.546 KK Mengungsi

WhatsApp
Link disalin!

Author Image Bisma IM
Nov 28, 2025 01:52 PM
Description

JAKARTA, intelmedianews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data bencana banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Kepala BNPB Suharyanto mengungkapkan bahwa hingga Jumat (28/11/2025) sore, tercatat total 174 orang meninggal dunia dan 12.546 kepala keluarga (KK) mengungsi.

Namun, dia menegaskan bahwa angka tersebut masih dapat berkembang, karena masih terdapat sejumlah wilayah yang belum bisa diakses dan proses pendataan terus berlangsung. 

Di Provinsi Sumatera Utara, tercatat jumlah korban meninggal tertinggi, yaitu 116 orang dan 42 orang masih dalam pencarian.

“Untuk Provinsi Sumatera Utara, per hari ini, per sore ini, kami mendata untuk seluruh Provinsi Sumatera Utara, korban meninggal dunia ada 116 jiwa, kemudian 42 jiwa masih dalam pencarian,” ujar Suharyanto yang disiarkan secara daring, Jumat.

"Untuk wilayah Mandailing Natal, belum ada laporan korban meninggal dunia akibat bencana tersebut,” jelas Suharyanto.

Dia menambahkan masih ada beberapa titik longsor yang belum bisa ditembus, sehingga berpotensi menambah jumlah korban jiwa. “Tentu data ini akan berkembang terus karena kami informasikan juga masih ada titik-titik yang belum bisa ditembus,” ucapnya.

Sementara untuk pengungsian di Sumut tersebar di berbagai wilayah dengan total 3.840 KK mengungsi. 

Untuk di Aceh, BNPB mendata 35 orang meninggal dunia, 25 orang hilang, dan 8 warga luka-luka. 'Sementara yang terdata ada 35 jiwa yang meninggal dunia, 25 hilang, dan 8 luka-luka,” kata Suharyanto. 

Dia menjelaskan sejumlah wilayah masih terisolasi sehingga pendataan belum dapat dilakukan secara menyeluruh. “Ada beberapa kabupaten/kota yang masih terputus. Ini masih belum bisa tembus sampai seluruh kabupaten/kota di wilayah Aceh, Provinsi Aceh,” jelasnya.

Untuk jumlah pengungsi di Aceh hingga Jumat sore mencapai 4.846 KK.

Sementara itu, di Sumatera Barat tercatat 23 orang meninggal, 12 orang hilang, dan 4 orang luka-luka. "Untuk korban jiwa di seluruh Sumatera Barat itu 23 meninggal dunia, 12 hilang, dan 4 jiwa luka,” ujar Suharyanto. 

Meski lebih rendah dibanding dua provinsi lainnya, BNPB menilai dampak bencana di Sumbar tetap besar dan masif.

“Kalau dibandingkan dengan skala bencananya, misalnya Sumatera Barat sendirian, ya ini sangat-sangat besar dan sangat masif,” katanya. 

Untuk jumlah pengungsi di Sumbar mencapai 3.900 KK, dengan Padang Pariaman menjadi daerah terdampak terparah.

Suharyanto menegaskan, seluruh data bersifat dinamis dan akan terus diperbarui. Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, serta pemerintah daerah masih berjibaku membuka akses yang terputus dan melakukan pencarian korban.

BNPB juga telah mengerahkan dukungan logistik dan fasilitas komunikasi darurat agar penanganan di lapangan berjalan lebih optimal. Pendataan akan terus dilakukan hingga seluruh wilayah terdampak dapat dijangkau secara penuh. (Red)