Pekerja Migran Indonesia Semakin Dilirik Eropa

WhatsApp
Link disalin!

Author Image Bisma IM
Oct 03, 2025 11:27 AM
Description

JAKARTA, intelmedianews.id - Indonesia semakin serius memperluas pasar tenaga kerja terampil ke Eropa. Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati), Said Saleh Alwaini, MM., MIM., menegaskan kesiapan tersebut dalam forum Business Matching di Amsterdam, Belanda, baru -baru ini (22/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Said hadir bersama Wakil Ketua Apjati untuk Eropa, Dina Carol, dan sejumlah P3MI untuk berdiskusi langsung dengan perusahaan penerima tenaga kerja di Belanda.

“Mereka semua kompeten di bidangnya masing-masing seperti health care, hospitality, manufaktur, dan logistik,” ujar Said.

Menurut Said, dalam beberapa tahun terakhir ribuan Warga Negara Indonesia (WNI) sudah bekerja di Eropa. Di Eropa Timur seperti Polandia, Kroasia, dan Serbia, pekerja Indonesia banyak mengisi posisi di sektor manufaktur, hospitality, dan pertanian.

Sementara di Eropa Barat, khususnya Belanda, WNI berperan penting di bidang teknologi informasi (IT) dan layanan kesehatan.

Said menegaskan kendala bahasa bukan lagi hambatan besar. “Jangan khawatir tentang bahasa, kami bisa memenuhi persyaratan itu,” tegasnya.

Selama ini, penempatan pekerja Indonesia lebih banyak berfokus di Hong Kong, Taiwan, dan Jepang yang memerlukan pelatihan bahasa lebih intensif karena perbedaan alfabet.

Untuk menembus pasar Eropa, Apjati bersama mitra pelatihan telah menyiapkan program khusus pembelajaran bahasa asing dengan durasi 8–12 bulan.

“Dengan pelatihan yang tepat, tenaga kerja Indonesia siap bersaing dan berkontribusi di pasar global, khususnya di Eropa,” pungkas Said. (Red)