BANDUNG, intelmedianews.id - Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) menyampaikan apresiasi yang mendalam dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, atas langkah kenegaraan beliau dalam mengambil alih dan memikul tanggung jawab penuh terhadap penugasan proyek Kereta Cepat Indonesia–China (KCIC) serta penugasan strategis lainnya di sektor transportasi nasional.
Demikian siaran pers Dewan Pengurus Pusat (DPP) SP Kereta Api dengan Ketua Umum SP Kereta Api, Edi Suryanto, Sekretaris Jenderal Hena Ruswana dan Ketua DPP Bidang Humas/Juru Bicara Dani Hamdani, S.H., yang diterima redaksi intelmedianews.id, Selasa (11/11).
Pada siaran pers itu menyebutkan, Keputusan Presiden ini mencerminkan kesungguhan negara dalam memastikan keberlanjutan pembangunan nasional, khususnya di sektor perkeretaapian, dengan orientasi pada kemanfaatan jangka panjang bagi rakyat Indonesia serta penguatan kedaulatan bangsa dalam pengelolaan aset strategis nasional.
Langkah tegas Presiden tersebut juga menegaskan komitmen Pemerintah untuk menuntaskan secara langsung berbagai isu strategis, termasuk penyelesaian proyek KCIC, sebagai bagian dari penataan menyeluruh di bidang transportasi. Dalam keterangannya, Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan bahwa pada tahun pertama pemerintahannya, fokus utama diarahkan pada sektor pangan dan energi, sedangkan pada fase berikutnya sektor transportasi akan menjadi prioritas utama pembangunan nasional.
Bagi insan perkeretaapian, momentum ini menjadi titik balik (“turning point”) penting bagi kebangkitan sektor transportasi nasional.
Momentum Penguatan KAI dan Kolaborasi Positif
SPKA bersama manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat bagi seluruh insan KAI untuk mengoptimalkan momentum perhatian Pemerintah dan meningkatnya sorotan positif publik terhadap perusahaan.
Dukungan penuh Pemerintah harus menjadi energi untuk memperkuat fondasi bisnis, mengoptimalkan investasi, serta mempercepat pembenahan sarana dan prasarana perkeretaapian nasional.
Bagi SPKA, hal ini bukan hanya tanggung jawab profesional, tetapi juga merupakan panggilan moral untuk menjaga dan merawat “rumah besar” perkeretaapian. Integritas, profesionalitas, dan tanggung jawab moral menjadi fondasi utama dalam mengawal momentum pembaruan ini.
Komitmen Reformasi dan Tata Kelola Baik
Sejalan dengan semangat reformasi kelembagaan, SPKA akan terus menjalin komunikasi aktif serta memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait yang menjadi pemangku kepentingan langsung di sektor perkeretaapian.
SPKA juga mendorong pengelolaan sektor ini agar semakin profesional dan berbasis tata kelola yang baik, khususnya dalam aspek IMO, TAC, serta pengelolaan ruang milik jalan (Rumija) dan ruang manfaat jalan (Rumaja).
Langkah kenegarawanan Presiden RI menunjukkan kepemimpinan yang tegas, hadir, dan bertanggung jawab dalam:
1. Menata ulang penugasan strategis perkeretaapian (termasuk KCIC) agar berorientasi pada kepentingan nasional;
2. Memberikan kepastian dan perlindungan bagi pekerja serta masyarakat pengguna jasa;
3. Memastikan keberlanjutan pembangunan transportasi massal nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Ziarah dan Peneguhan Komitmen SPKA
Sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perkeretaapian Indonesia, hari ini SPKA juga melaksanakan ziarah ke makam Pahlawan Nasional sekaligus Direktur Utama pertama KAI, Ir. H. Djuanda, di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kemajuan KAI hari ini tidak lepas dari fondasi yang telah diletakkan oleh para pendahulu. Melalui kegiatan ini, SPKA meneguhkan kembali komitmen untuk:
1. Menjaga warisan sejarah dan semangat perjuangan para pendiri perkeretaapian;
2. Mendukung pemerintah dalam mewujudkan pengelolaan transportasi kereta api yang profesional, mandiri, dan berorientasi pada pelayanan publik;
3. Membangun hubungan konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan demi masa depan perkeretaapian Indonesia yang lebih baik.
Kembali SPKA menyampaikan dengan penuh hormat,mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, atas sikap kenegarawanan dan tanggung jawab beliau dalam penanganan penugasan KCIC serta proyek strategis lainnya demi kemaslahatan bangsa.
SPKA meyakini bahwa langkah ini akan menjadi awal dari kebangkitan perkeretaapian nasional yang lebih berdaulat, maju, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia. (Red)